Tips Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee

Tips Sukses Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee

Tips Sukses Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee – Beberapa tahun lalu memang bisnis jualan dengan metode dropship benar-benar booming. Sebagai penjual, anda sama sekali tidak membutuhkan modal sama sekali untuk stok barang jika menggunakan sistem dropship.

Anda bisa langsung mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual produk dari suplier dan harga yang anda tawarkan kepada konsumen. Namun sayangnya, bisnis dropship tidak lagi menjadi satu model bisnis tanpa modal di jaman sekarang.

Hal tersebut karena mayoritas konsumen lebih memilih belanja di marketplace dibandingkan di sosial media ataupun website toko online. Salah satu marketplace yang cukup laris di jaman sekarang adalah Shopee.

Anda belum tau dropship? Anda bisa baca artikel Dropship adalah?

Kabar baiknya, anda masih bisa jualan dengan sistem dropship di Shopee. Namun anda membutuhkan sedikit modal untuk bisa jualan online dengan sistem dropship di Shopee.

Selain modal, anda juga membutuhkan teknik khusus untuk bisa sukses jualan online dengan sistem dropship di Shopee. Tertarik untuk jualan di Shopee dengan sistem dropship? Pelajari tips suksesnya terlebih dahulu di artikel ini…

Tips Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee

Tips Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee

Kenapa Anda Membutuhkan Modal Untuk Jualan Dengan Sistem Dropship di Shopee?

Sebagian besar dari anda yang belum pernah jualan online di marketplace seperti Shopee dengan sistem dropship mungkin masih belum paham mengenai kenapa anda membutuhkan modal.

Alasan utama kenapa anda membutuhkan sedikit modal untuk jualan dengan sistem dropship di Shopee adalah karena anda tidak bisa menerima pembayaran dari konsumen secara langsung.

Karena pembayaran dari konsumen tidak bisa anda terima secara langsung sebelum konsumen menerima produk yang mereka beli dari anda.  Secara otomatis berarti anda harus membayar terlebih dahulu setiap produk yang dibeli oleh konsumen kepada suplier.

Baca artikel : Cara menjadi dropship dan trik banjir order

Selain harus membayar terlebih dahulu produk yang dibeli oleh konsumen, anda juga harus membayar terlebih dahulu ongkos kirim dari suplier ke konsumen. Hal ini tetap harus anda lakukan meskipun sudah mengikuti program gratis ongkir.

Ongkos kirim akan anda terima sekaligus dengan pembayaran dari konsumen di dalam akun Shopee anda.

Lalu berapa banyak modal yang harus anda siapkan untuk bisa mulai jualan online dengan sistem dropship di Shopee? Besarnya modal yang anda butuhkan sangat tergantung dari harga jual produk dari konsumen.

Semakin mahal produk yang anda dapatkan dari suplier, maka akan semakin besar juga modal yang anda butuhkan. Namun jangan khawatir, jika proses pengiriman barang dan kondisi barang dari suplier sesuai dengan yang anda tawarkan kepada konsumen, proses pencairan dana dari konsumen kedalam akun Shopee anda tidak membutuhkan waktu yang lama.

Baca juga : Cara jualan di shopee

Apa Saja Risiko Jualan Online Dengan Sistem Dropship di Shopee?

Sebelum melangkah lebih jauh dalam pembahasan mengenai tips jualan online dengan sistem dropship di Shopee, anda juga harus mengetahui terlebih dahulu beberapa risiko dari menjalankan bisnis ini.

Berikut adalah beberapa risiko jualan produk secara online dengan sistem dropship di Shopee:

–         Kualitas produk tidak bisa anda kontrol secara langsung

Jualan dengan sistem dropship di Shopee memang sangat praktis. Pasalnya, anda hanya perlu mempromosikan produk saja. Anda sama sekali tidak perlu memikirkan mengenai stok produk, packing produk, dan juga pengiriman produk kepada konsumen.

Namun karena anda sama sekali tidak bersentuhan langsung dengan produk yang anda tawarkan, risikonya jelas anda tidak mengetahui dengan pasti bagaimana kualitas produk yang dikirimkan kepada konsumen anda.

Bisa jadi produk yang dikirimkan oleh suplier kepada konsumen anda sangat berbeda jauh dengan foto yang diberikan suplier kepada anda.

–         Rugi karena konsumen membatalkan pembelian setelah anda transfer pembayaran kepada suplier

Selain kualitas produk yang tidak bisa anda perhatikan secara langsung, jualan dengan sistem dropship di Shopee juga bisa menyebabkan kerugian. Terutama jika konsumen membatalkan pembelian setelah anda mengirimkan pembayaran kepada suplier.

Perlu anda ketahui, setiap konsumen di Shopee masih berhak membatalkan pembeliannya selama anda belum menginput nomor resi pengiriman produk yang dibeli oleh konsumen.

Hal ini sangat berpotensi anda alami sebagai penjual dengan sistem dropship di Shopee, terutama jika suplier kurang begitu cepat dalam memproses pesanan, mengirimkan produk melalui jasa ekspedisi, dan mengirimkan nomor resi kepada anda.

Anda sama sekali tidak akan mendapatkan pembayaran apapun jika konsumen membatalkan pembeliannya di Shopee.

Baca juga : Cara Scrape Shopee

Tips Untung Jualan Online Dengan Sistem Dropship di Shopee Bagi Pemula

Oke, anda sudah mengetahui apa saja risiko yang bisa anda alami dari jualan online dengan sistem dropship di Shopee. Maksud pembahasan mengenai risiko jualan dengan sistem dropship di Shopee tersebut bukan untuk menakuti anda.

Hal tersebut justru dimaksudkan untuk mencegah agar jangan sampai anda mengalami kerugian selama jualan produk dengan sistem dropship di marketplace Shopee.

Bagi anda yang memang tertarik untuk mencoba jualan produk dengan sistem dropship dengan menggunakan platform marketplace Shopee, anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

Baca juga : Promo shopee yang wajib anda ikuti

1.         Survei tingkat ketertarikan konsumen dengan produk yang akan anda jual

Persiapan pertama yang wajib anda lakukan jika ingin sukses jualan dengan sistem dropship di Shopee adalah melakukan survei mengenai jenis produk apa yang paling laris di pasaran.

Sebisa mungkin pilih menjual produk yang memang cukup laris di Shopee. Kenapa? Karena jika anda menjual produk yang kurang laris, jelas keuntungan yang akan anda dapatkan tidak akan banyak.

Meskipun anda harus mengurangi keuntungan ketika menjual produk-produk yang laris dijual di Shopee, namun dengan omset yang besar, keuntungan yang anda dapatkan juga pasti cukup besar.

Baca juga : Cara meningkatkan followers shopee

2.         Pilih suplier secara teliti

Sebelum mulai jualan dengan sistem dropship di Shopee, pertama-tama pastikan untuk memilih suplier terlebih dahulu.

Kebanyakan orang lebih memilih suplier yang juga menjual produk secara online di marketplace. Hal ini sebenarnya sangat tidak disarankan. Kenapa? Karena mereka kemungkinan besar bukan suplier tangan pertama.

Memang anda bisa mengurangi risiko dengan mencari suplier di marketplace. Namun harga produk yang anda tawarkan kepada konsumen jelas tidak akan bisa bersaing dengan penjual lainnya.

Jika anda memang masih ingin bisa mendapatkan keuntungan dari jualan dengan sistem dropship di Shopee. Anda lebih disarankan untuk mencari suplier secara offline. Bahkan sebisa mungkin dapatkan suplier offline yang berada satu kota dengan tempat anda tinggal.

Baca juga : Cara membuat harga coret dishopee

Bila anda bisa mendapatkan suplier offline yang satu kota dengan anda, maka anda sudah tidak perlu khawatir lagi dengan risiko jualan online dengan sistem dropship di Shopee.

Pasalnya anda sudah bisa memperhatikan secara langsung kualitas produk dari suplier dan bahkan anda bisa mengirimkan sendiri produk dari suplier kepada konsumen melalui jasa pengiriman barang.

Cara tersebut memang membuat anda harus bekerja lebih keras dari penjual dengan sistem dropship pada umumnya. Namun dengan cara tersebut, kemungkinan besar anda bisa lebih cepat sukses jualan dengan sistem dropship di Shopee.

3.         Beli terlebih dahulu produk dari suplier online

Jika anda lebih memilih suplier online sebagai mitra jualan produk dengan sistem dropship di Shopee, ada baiknya jangan langsung menawarkan produk dari suplier anda kepada konsumen.

Sebelum menawarkan produk kepada konsumen, ada baiknya anda coba beli terlebih dahulu produk yang ingin anda jual dari suplier. Kenapa anda harus membeli produk dari suplier terlebih dahulu?

Baca juga : Cara memulai bisnis dropship di semua marketplace

Hal ini perlu anda lakukan untuk mengetahui beberapa hal penting seperti seberapa baik kualitas produk dari suplier anda, seberapa cepat proses packing dan pengiriman produk dari suplier, dan juga seberapa baik komunikasi suplier dengan para dropshippernya.

Jika memang suplier online yang anda pilih memenuhi kriteria suplier terpercaya, anda baru bisa mulai mempromosikan produknya melalui toko online anda di Shopee.

Setelah memastikan suplier yang anda pilih memang suplier yang terpercaya, ada baiknya anda juga membuat foto produk sendiri karena anda sudah memiliki produk dari suplier.

Membuat foto produk sendiri jelas akan membedakan anda dengan pelaku dropship di Shopee lainnya. Dengan menggunakan foto produk sendiri, konsumen jelas tidak mudah mengetahui jika anda hanyalah dropshipper.

Jualan online dengan sistem dropship memang sudah tidak semudah jaman dulu. Namun demikian, sebenarnya masih ada cara untuk bisa sukses jualan dengan sistem dropship di Shopee.

Baca juga : Aplikasi Scraper shopee untuk jualan di banyak marketplace

Setelah mengetahui bagaimana trik jualan dengan sistem dropship di Shopee, kira-kira kapan anda akan mulai mempratekkannya?

4

No Responses

Write a response