Cara Ampuh Mencegah dan Mengatasi “Pembeli Nakal” Bagi Seller Shopee

Cara Ampuh Mencegah dan Mengatasi “Pembeli Nakal” Bagi Seller Shopee

Cara Ampuh Mencegah dan Mengatasi “Pembeli Nakal” Bagi Seller Shopee – Belanja di marketplace online seperti Shopee memang sangat menguntungkan bagi konsumen. Selain bisa lebih mudah membandingkan harga yang ditawarkan oleh banyak seller Shopee, konsumen juga sudah tidak perlu lagi khawatir tertipu “penjual nakal”.

Setelah popularitas marketplace online meningkat drastis, ternyata tidak hanya penjual saja yang bisa melakukan kecurangan. Ternyata cukup banyak juga pembeli nakal yang membuat banyak seller Shopee mengalami kerugian.

Jika dilihat secara sekilas, memang sistem jual beli online yang digunakan oleh marketplace online seperti Shopee memang tampak menguntungkan satu pihak saja yaitu pihak konsumen.

Namun sebenarnya, anda sebagai seller yang jualan Shopee juga bisa menang melawan “pembeli nakal”, terutama jika sudah sampai kasus ditengahi oleh pihak Shopee secara langsung.

Apakah anda juga pernah mengalami rugi karena ulah “pembeli nakal” di Shopee?. Mau tau bagaimana cara mencegah sekaligus mengatasi ulah dari pembeli nakal di Shopee? Anda bisa pelajari lebih lanjut mengenai cara ampuh mencegah dan mengatasi “pembeli nakal” sebagai seller Shopee selengkapnya di artikel ini.

Cara Ampuh Mencegah dan Mengatasi “Pembeli Nakal” Bagi Seller Shopee

Cara Ampuh Mencegah dan Mengatasi “Pembeli Nakal” Bagi Seller Shopee

Beragam Ulah “Pembeli Nakal” yang Sering Menyebabkan Seller Shopee Menanggung Kerugian

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bagaimana cara untuk mencegah sekaligus mengatasi ulah dari “pembeli nakal” di Shopee. ada baiknya anda ketahui terlebih dahulu beberapa macam ulah pembeli yang sering menyebabkan seller Shopee menanggung kerugian berikut ini:

Baca juga : Alamat tokopedia dimana?

– Tidak segera melakukan konfirmasi bahwa produk sudah diterima

Ulah pembeli di marketplace online yang kurang bertanggung jawab pertama adalah tidak segera melakukan konfirmasi bahwa mereka sudah menerima produk yang dibeli.

Hal ini bisa dikatakan sebagai tindakan yang cukup sering dilakukan oleh pembeli. Mereka seakan-akan lupa dengan tanggung jawabnya setelah mendapatkan produk yang dibeli.

Sekilas memang hal ini tampak tidak merugikan. Namun sebenarnya, seller di Shopee harus menunggu waktu lebih lama dari semestinya untuk bisa menerima pembayaran produk yang sudah diterima oleh konsumen.

Karena butuh waktu lebih lama untuk menerima dana yang sudah menjadi haknya, secara otomatis seller di Shopee terkadang harus memutar otak untuk mencari modal tambahan terlebih dahulu sesuai dengan jumlah dana yang masih tertahan.

Jika anda termasuk sebagai seller di Shopee yang memiliki modal yang cukup banyak, mungkin hal ini tidak menjadi masalah besar. Hal ini baru menjadi sebuah masalah bagi seller Shopee yang baru mulai jualan online dan masih memiliki modal sangat terbatas.

Baca juga : Cara membuat harga diskon di shopee

– Menyalahkan seller Shopee padahal konsumen yang salah memilih produk

Cukup banyak seller Shopee yang harus menahan emosi ketika ada konsumen yang tiba-tiba memaki-maki di kolom testimoni. Karena produk yang diterima tidak sesuai dengan pesanan, padahal konsumenlah yang salah memilih produk.

Selain menyalahkan seller Shopee secara sepihak melalui kolom testimoni, biasanya konsumen seperti ini juga memberikan rating rendah bagi toko online anda.

– Komplain kerusakan produk dan meminta refund

Selain kesalahan input pesanan dan lupa konfirmasi sudah menerima produk yang dibeli, ada beberapa “pembeli nakal” di Shopee yang berusaha mencari keuntungan dari seller Shopee baru.

Konsumen nakal tersebut biasanya membeli produk di toko online anda, kemudian mereka komplain adanya kerusakan pada produk yang anda kirim.

Namun anehnya, konsumen tersebut tidak mau mengirimkan informasi mengenai bagian mana yang mengalami kerusakan. Konsumen nakal tersebut terus menerus meminta refund.

Menariknya lagi, konsumen meminta proses refund secara langsung dengan transfer antar bank. Konsumen berjanji akan mengembalikan produk yang dinyatakan rusak kepada seller Shopee setelah melakukan refund.

Pada umumnya, seller Shopee yang masih tergolong pemula akan merasa takut mendapatkan rating jelek di toko onlinenya. Mereka biasanya langsung setuju untuk melakukan refund dengan metode transfer antar bank secara langsung.

Setelah dana dikembalikan kepada pembeli, biasanya “pembeli nakal” tersebut langsung tidak menghubungi seller Shopee lagi dan bahkan tidak bisa dihubungi.

Jika sudah begini, jelas seller Shopee benar-benar rugi karena mereka tidak mendapatkan kembali produk yang dikatakan rusak oleh konsumen nakal tersebut.

Baca juga : Cara mengaktifkan gratis ongkir shopee

Tips Efektif Untuk Mencegah Pembeli Nakal Bagi Seller Shopee

Bagaimana? Cukup sadis bukan perlakuan dari “pembeli nakal” di marketplace jaman sekarang? Namun jangan khawatir, anda bisa mencegah perlakuan merugikan dari “pembeli nakal” tersebut sebagai seller Shopee.

Berikut ini adalah beberapa tindakan pencegahan mengalami kerugian akibat ulah “pembeli nakal” yang sangat disarankan untuk dilakukan oleh Seller Shopee:

– Sebisa mungkin gunakan pengiriman JNE maupun J&T

Bagi anda seller Shopee yang tidak mau rugi karena ulah dari konsumen yang tidak bertanggung jawab, terutama dalam hal melakukan konfirmasi penerimaan barang, sebaiknya gunakan pengiriman JNE maupun J&T.

Kenapa anda disarankan untuk menggunakan JNE atau J&T? Karena sistem JNE dan J&T sudah terhubung secara langsung dengan Shopee. Setiap kali kurir menyatakan sudah mengirim paket anda kepada konsumen, maka secara otomatis dana pembayaran andapun akan langsung cair.

Dengan mengirimkan produk menggunakan JNE ataupun J&T, anda tentu sudah tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menerima pembayaran dari konsumen yang ditahan oleh Shopee.

Baca juga : Cara upload banyak produk ke shopee

– Lakukan konfirmasi produk yang dibeli oleh konsumen

Jika anda tidak ingin rebut dengan konsumen yang sebenarnya karena murni kesalahan dari konsumen dalam hal input orderan. Sebaiknya sebagai seller Shopee, anda wajib melakukan konfirmasi mengenai produk yang dibeli oleh konsumen.

Ulang kembali apa saja produk yang dibeli oleh konsumen anda dan pastikan konsumen anda melakukan konfirmasi bahwa produk yang dibeli sudah benar sebelum anda mengirimkan produk kepada konsumen.

Melakukan konfirmasi memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Namun demikian, hal tersebut jauh lebih baik dibandingkan risiko mendapatkan rating toko online rendah dari konsumen yang tidak teliti dalam membeli.

Baca juga : Cara scrape shopee

– Foto produk sebelum dikemas dan setelah dikemas

Untuk memastikan kepada konsumen bahwa produk yang anda kirim sudah dipastikan benar-benar tidak mengalami kerusakan. ada baiknya foto produk sebelum dikemas dan juga setelah dikemas.

Kirimkan foto tersebut kepada konsumen yang membeli produk anda. Mayoritas seller Shopee yang melakukan cara ini hampir tidak pernah mendapatkan komplain dari konsumen perihal kerusakan pada produk yang dibeli.

Jikalaupun produk yang anda kirimkan sampai diterima oleh konsumen dalam kondisi rusak, konsumen tidak akan menyalahkan anda sebagai seller Shopee melainkan mereka biasanya menyalahkan pihak pengiriman barang.

Baca juga : Cara Memulai bisnis dropship di semua marketplace

– Screenshot percakapan dengan konsumen

Satu lagi tindakan pencegahan mengalami kerugian karena “pembeli nakal” yang wajib dilakukan oleh semua seller Shopee. Yaitu adalah menyimpan screenshot percakapan dengan konsumen.

Dengan adanya screenshot percakapan, anda sebagai seller Shopee sudah tidak perlu gentar lagi jika sampai ada “pembeli nakal” yang mencoba mengajak memperpanjang masalah melalui pusat resolusi Shopee.

Ya, memang sistem yang digunakan oleh marketplace seperti Shopee itu sangat menguntungkan bagi konsumen. Namun sebagai seller Shopee, anda memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dari tindakan penipuan dari pihak pembeli.

Baca juga : Software dropship untuk jualan di banyak marketplace

Jadi sekarang anda sudah paham bukan bahwa sebenarnya bukan hanya konsumen saja yang dilindungi. Namun seller Shopee sebenarnya juga dilindungi dari tindakan penipuan online?

5

No Responses

Write a response