Toko Online VS Marketplace

Jualan di Toko Online VS Marketplace, Mana yang Murah?

Jualan di Toko Online VS Marketplace, Mana yang Murah?Apakah anda sedang bingung mau jualan di mana yang paling bagus?

Baiklah, pada kesempatan kali ini saya akan bahas perbandingannya sesuai pengalaman yang pernah saya alami beberapa waktu lalu..

Dalam berjualan memang tidak akan pernah bisa lepas dari biaya investasinya. Sebab tidak ada yang gratis di dunia ini. Semuanya butuh bayar dan bayar. Sebagai seorang pemula selalu mempertimbangkan akan biaya tersebut sebab mungkin ada keterbatasan dana. Selain tempat jualan, ada juga yang harus di pertimbangkan adalah biaya marketingnya. Sebab marketing juga penting sebagai penentu kesuksesan sebuah bisnis.

 

Nah disini saya sharing tentang pengalaman saya beberapa waktu lalu..

Dengan membaca ini di harapkan anda bisa belajar dan mengambil pelajaran sebelum benar benar terjun di dalamnya..

 

Toko Online VS Marketplace

Toko Online VS Marketplace

Toko Online VS Marketplace

1. Platform

Pertama kita bahas adalah platform dari kedua media jualan ini..

#Toko Online : Berbayar dan Terbatas

Platform toko online paling banyak adalah wordpress. WordPress memang gratis, tetapi anda harus menggunakan domain dan hosting untuk menginstallnya. Dan semakin banyak produk akan semakin mahal biayanya sebab ada batasan kapasitas hostingnya. Misal anda mau bikin 10 toko, maka anda butuh 10 x lipat biaya yang harus di keluarkan..

#Marketplace : Gratis dan Unlimited

Marketplace sebenarnya adalah sebuah platform toko online juga. Disini anda tidak perlu mikir domain dan hosting lagi sebab semuanya gratis. Dan tidak ada batasan bikin toko ataupun jumlah produk. Unlimited..

2. Marketing

#Toko online : Relatif mahal + Harus punya keahlian

Mempromosikan toko online butuh biaya yang tidak sedikit. Bahkan anda harus menguasai salah satu keahlian di bidang marketing, misalnya fb ads atau SEO atau adwords. Jika tidak bisa marketing, niscaya toko online anda hanya akan jadi kuburan.

#Marketplace : Gratis + Murah dan mudah

Mempromosikan produk di toko marketplace cenderung lebih mudah dan murah. Ada fasilitas yang namanya promo perjam di marketplace. Dan ini GRATIS. Anda juga bisa menggunakan iklan berbayar yang di sediakan marketplace. Beriklan di marketplace lebih mudah, sebab konsumen nya adalah orang orang yang sedang butuh + tertarget + punya daya beli.

3. Skill

Adapun skill yang harus anda kuasai dalam toko online diantaranya..

– Copywriting

#Toko online : Butuh Copywriting

Anda harus bisa copywriting agar bisa merayu customer untuk membeli produk anda

#Marketpalace : Tidak perlu copywriting

Di marketplace biasanya tidak pakai copywiriting. Cukup deskripsi produk saja yang jelas. Bahkan kadang tanpa deskripsi pun ada orang yang mau belanja.

– Program

#Toko online : Butuh keahlian pemograman (optional)

Terkadang dalam membangun toko online sendiri butuh keahlian programing, untuk mengedit-edit script agar cocok dengan sesuai keinginan. Namun tidak harus.

#Marketplace : Sama sekali tidak butuh

Tidak perlu ahli program, sebab marketplace sendiri sudah ada programer nya sendiri yang selalu mengupdate menjadi lebih baik.

– Closing

#Toko online : Butuh keahlian closing

Anda harus bisa mengclosingkan customer. Biasanya customer order di toko online melalui WA/Line. Anda harus membalas setiap chat yang masuk dan harus bisa mengclosingkan sampai dia transfer pembayaran.

#Marketplace : Butuh tetapi tidak terlalu prioritas

Customer akan melakukan chat melalui platform marketplace. Mereka biasanya hanya menanyakan ketersediaan barang. Jika ready maka akan order. Tidak terlalu banyak chit-chat.

4. Investasi

#Toko online : Butuh investasi, relatif mahal

Investasi di toko online cenderung lebih mahal. Sebab ada banyak hal yang harus anda bayar. Misalnya domain, hosting, theme, biaya marketing, jasa programer dan lain lain..

Seminimalnya adalah domain + hosting + theme. Ini satu kesatuan yang tidak bisa di pisah.. Nilai investasinya sebesar 500rb – 1 juta pertahun dan hanya untuk satu toko saja.

Untuk domain dan hostingnya anda bisa membeli di hostinger, niaga hoster, jagoan hosting dan lain lain..

Dan untuk theme nya anda bisa coba lapak instan. Baca disini fitur-fitur lapak instan

#Marketplace : Butuh investasi, relatif murah

Investasi di marketplace relatif murah meriah. Tidak banyak biaya yang harus anda keluarkan. Hanya ini saja yang anda butuhkan : Tools scraper dan biaya marketing.

Seminimalnya adalah tools scraper. Ini adalah tools wajib untuk memudahkan menscrape dan mengupload banyak produk. Nilai investasinya adalah sebesar 500rb – 1 juta pertahun untuk unlimited toko dan di banyak marketplace. Tokopedia, shopee dan bukalapak..

Untuk tools scraper ini anda bisa gunakan mrhands dropship. Anda bisa lihat fitur-fiturnya disini Tools Scraper Mrhands dropship.

 

Nah seperti itulah perbedaan jualan di toko online vs marketplace..

Anda bisa tentukan dan pilih sendiri..

Jika anda punya budget yang besar dan keahlian di bidang marketing, anda bisa coba buka toko online..

Namun kalau anda punya budget yang terbatas, saran saya jualan di marketplace saja..

 

Sekian artikel tentang toko online vs marketplace kali ini. Semoga bermanfaat untuk anda… 😉

3

No Responses

Write a response